Beberapa hari yang lalu, aku mendatangi sebuah tempat untuk bertakdziah meninggalnya ayah temanku. Saat itu aku melihat sesosok malaikat tak bersayap, tangannya lembut, tutur katanya halus, sorot matanya penuh dengan kasih sayang khas ibu Indonesia...
Aku dan teman - teman yang lain menyalami tangan malaikat itu, mencium pipi kanan dan kirinya, beliau berucap beberapa kata kepada ku : "maafin kesalahan bapak, tolong kuatkan anak saya, dia nangis terus,ga kuat kehilangan bapaknya, minta tolong yah nak ?" Ibu minta tolong... kata - kata itu beliau ucapkan berulang kali ke setiap teman - teman anaknya yang beliau salami...
Malaikat itu bernama ibu....
Dalam hatiku yang terdalam : " Ya Allah malaikat itu kuat sekali hatinya, ikhlas sekali menerima ujian terberat dalam hidupnya, kehilangan sosok imam, sosok pelindung, sosok ksatria dalam hidupnya. Bertahun - tahun beliau menjalani hidup bersama dan berumah tangga, saat ini , detik ini Kau pisahkan mereka untuk sementara....
Hati mana yang sanggup menerimanya?
Siapa yang sanggup menerima takdir terberat dalam hidupnya?
Malaikat itu bernama ibu...
Sesaat, aku teringat oleh sosok ibu dirumah..
mereka berdua memiliki kesamaan...sama - sama tegar menerima cobaanNya, tak memikirkan perasaan hatinya, lebih memikirkan perasaan anak - anaknya, memikirkan bagaimana keadaan anak - anaknya, terpukul, sedih , kecewa ditinggal sosok Ayah dalam hidupnya..
Mereka tak memikirkan diri mereka sendiri..
Jauh di dalam hatinya...
Diam - diam merasa sedih...
Diam - diam hatinya hancur...
Diam - diam merasa kehilangan...
Mereka begitu hebat menegarkan hatinya masing - masing. Berperan bak pahlawan di depan anak - anaknya.
Tetap menebar senyum,menguatkan jiwa - jiwa yang rapuh...
Ya, Allah Malaikat tak bersayap itu bernama ibu...
Allah, aku mohon kuatkanlah jiwa - jiwa yang rapuh...
Aku ingin ikhlas menerima setiap skenario hidup dari Mu
Aku ingin tegar menerima setiap kejadian sepahit apapun dalam hidup ku...
Ya Allah, kami bersyukur memiliki ibu - ibu yang kuat, wonder woman hebat menerima setiap ujian ini...
Sayangilah mereka ya Allah..
Kuatkanlah terus mereka...
Agar kami bisa saling menguatkan, menegarkan satu sama lain..
Aku ingin melihat malaikat itu tersenyum selalu ya allah..
Dari anak yang selalu ingin bersyukur :(
cahaya_ela
Senin, 24 Agustus 2015
Jumat, 07 Agustus 2015
aku , kamu ,dan lolipop
Ketika kesedihan melandaku..
Rasa sepi menghinggap di diriku..
Masalah demi masalah menghimpit ku..
Ku selalu membeli beberapa lolipop..
Ya sebuah lolipop..
Lolipop berbentuk bulat berwarna warni..
Karena...
Ku yakin..
Lolipop bentuk bulat dan berwarna warni..
Bisa menghilangkan perasaan buruk..
Merubah hal negatif menjadi positif..
Kesedihan berubah keceriaan..
Manisnya lolipop..
Mengurangi pahitnya masalah..
Memberikan semangat yang membara..
Karena itu..
Ku yakin
Masalah di hidupmu
Kepahitan hidupmu..
Bisa berubah dengan sebuah lolipop..
Aku ingin melihatmu bahagia memakannya
Merubah raut muka kesedihan mu dengan tawamu
Aku dan kamu saling menyukai lolipop..
Lolipop bulat warna warni..
Rasa sepi menghinggap di diriku..
Masalah demi masalah menghimpit ku..
Ku selalu membeli beberapa lolipop..
Ya sebuah lolipop..
Lolipop berbentuk bulat berwarna warni..
Karena...
Ku yakin..
Lolipop bentuk bulat dan berwarna warni..
Bisa menghilangkan perasaan buruk..
Merubah hal negatif menjadi positif..
Kesedihan berubah keceriaan..
Manisnya lolipop..
Mengurangi pahitnya masalah..
Memberikan semangat yang membara..
Karena itu..
Ku yakin
Masalah di hidupmu
Kepahitan hidupmu..
Bisa berubah dengan sebuah lolipop..
Aku ingin melihatmu bahagia memakannya
Merubah raut muka kesedihan mu dengan tawamu
Aku dan kamu saling menyukai lolipop..
Lolipop bulat warna warni..
Rabu, 22 Juli 2015
Anak itu berkah apa musibah ?
Anak itu berkah apa musibah?
Judul diatas mungkin sedikit kontroversi, karena saya teramat gemas dengan kasus - kasus yang belakangan ini beredar dimedia masa, media elektronik, dan media sosial tentang kasus kekerasan kepada anak, kasus pelecehan terhadap anak, kasus penculikan dan lain sebagainya.Pelakunya bukan orang lain atau orang yang tidak kenal,melainkan kebanyakan anggota keluarga itu sendiri, bisa ayah,ibu,kakek,nenek,paman,kakak miris sekali melihatnya.
Saya jujur sedih, sedih teramat sangat ketika membacanya, terlintas beribu pertanyaan memenuhi kepala saya, Kok bisa yah?kok tega yah? Kenapa bisa kayak gitu? Apa motif dibelakang nya? Apa salah anak itu?
Namun jawaban dari pertanyaan saya terjawab dengan beberapa alasan sepele, karena anak itu nangis ,tidak bisa diatur atau sekedar pelampiasan !!!
Setelah saya selesai membaca beberapa kasus di media sosial baru - baru ini.
Hanya karena anak menangis , rewel ibunya tega menenggelamkan anaknya ke bak mandi supaya diam, atau karena setelah bertengkar suami dan istri anak yang selalu menjadi korban kekerasan
Ya allah hanya alasan itu, dia tega membunuh darah dagingnya,membunuh makhuk allah yang tidak berdosa, memutus kehidupan manusia seenaknya,mendzalimi dengan teganya sungguh egois!!!
Ayah dan ibu selalu bilang : "neng,zaman dahulu anak itu membawa rahmat bagi keluarganya, semakin banyak anak semakin banyak rezeki keluarganya mengalir, zaman dahulu mereka berlomba memiliki banyak anak sebagai kebanggaan, diajarkan pendidikan moral yang baik dalam keluarganya, dibacakan dongeng tiap malam, diajarkan disiplin dan mandiri, benar - benar sebaik mungkin, diberikan keleluasaan bermain bersama teman - teman dan alam sekitar..
Beda banget dengan zaman sekarang, anak dikurung dirumah, diberikan game ,jauh dari sosialisasi dengan lingkungan sekitar, orang tua zaman sekarang menganggap anak bikin ribet,dan memperlambat laju pencapaian karier karena harus mengurus anak.
Benar - benar penuh dengan ketimpangan...
Saya sampai berpikir, zaman dahulu memang jarang menonton televisi makan nya aksi kekerasan jarang terjadi, tapi lihat sekarang?? Dikit - dikit tontonan di televisi menyuguhkan adegan kekerasan yang lolos badan sensor film, mungkin ini lah faktor yang menyebabkan banyaknya kasus kekerasan dan pemukulan sering terjadi, karena " latah" mengikuti adegan film atau sinetron.
Semoga para orang tua bisa lebih bijak dan bertanggung jawab lagi dalam mengurus salah satu amanah yang allah berikan kepada mereka :)
Tangerang, 22 Juli 2015
Cahaya_ela
Selamat hari anak :)
Judul diatas mungkin sedikit kontroversi, karena saya teramat gemas dengan kasus - kasus yang belakangan ini beredar dimedia masa, media elektronik, dan media sosial tentang kasus kekerasan kepada anak, kasus pelecehan terhadap anak, kasus penculikan dan lain sebagainya.Pelakunya bukan orang lain atau orang yang tidak kenal,melainkan kebanyakan anggota keluarga itu sendiri, bisa ayah,ibu,kakek,nenek,paman,kakak miris sekali melihatnya.
Saya jujur sedih, sedih teramat sangat ketika membacanya, terlintas beribu pertanyaan memenuhi kepala saya, Kok bisa yah?kok tega yah? Kenapa bisa kayak gitu? Apa motif dibelakang nya? Apa salah anak itu?
Namun jawaban dari pertanyaan saya terjawab dengan beberapa alasan sepele, karena anak itu nangis ,tidak bisa diatur atau sekedar pelampiasan !!!
Setelah saya selesai membaca beberapa kasus di media sosial baru - baru ini.
Hanya karena anak menangis , rewel ibunya tega menenggelamkan anaknya ke bak mandi supaya diam, atau karena setelah bertengkar suami dan istri anak yang selalu menjadi korban kekerasan
Ya allah hanya alasan itu, dia tega membunuh darah dagingnya,membunuh makhuk allah yang tidak berdosa, memutus kehidupan manusia seenaknya,mendzalimi dengan teganya sungguh egois!!!
Ayah dan ibu selalu bilang : "neng,zaman dahulu anak itu membawa rahmat bagi keluarganya, semakin banyak anak semakin banyak rezeki keluarganya mengalir, zaman dahulu mereka berlomba memiliki banyak anak sebagai kebanggaan, diajarkan pendidikan moral yang baik dalam keluarganya, dibacakan dongeng tiap malam, diajarkan disiplin dan mandiri, benar - benar sebaik mungkin, diberikan keleluasaan bermain bersama teman - teman dan alam sekitar..
Beda banget dengan zaman sekarang, anak dikurung dirumah, diberikan game ,jauh dari sosialisasi dengan lingkungan sekitar, orang tua zaman sekarang menganggap anak bikin ribet,dan memperlambat laju pencapaian karier karena harus mengurus anak.
Benar - benar penuh dengan ketimpangan...
Saya sampai berpikir, zaman dahulu memang jarang menonton televisi makan nya aksi kekerasan jarang terjadi, tapi lihat sekarang?? Dikit - dikit tontonan di televisi menyuguhkan adegan kekerasan yang lolos badan sensor film, mungkin ini lah faktor yang menyebabkan banyaknya kasus kekerasan dan pemukulan sering terjadi, karena " latah" mengikuti adegan film atau sinetron.
Semoga para orang tua bisa lebih bijak dan bertanggung jawab lagi dalam mengurus salah satu amanah yang allah berikan kepada mereka :)
Tangerang, 22 Juli 2015
Cahaya_ela
Selamat hari anak :)
Jumat, 10 Juli 2015
tidaknya seorang ibu
Tidak nya seorang Ibu :(
Obrolan part 1
Aku : "bu, temen - temen aku pada tadabur alam, naik gunung rame - rame seru tau bu , bisa mengagumi kebesaran allah"
Ibu : "tidak boleh, kamu perempuan, siapa yang jagain disana ? Bisa mastiin disana ga ada apa2? Lagi pula, tadabur alam ngapain jauh - jauh naik gunung, ketika hujan ,melihat tanaman ibu kamu juga udah bisa tadabur alam sendiri"
Obrolan part 2
Ibu : "de, ibu lapar nih, kamu udah makan belum nak?" tanya ibu
Aku : "udah bu,ibu emang mau apa? Sini aku naik motor sebentar paling gak sampe 15 menit" pikirku ..
Ibu :" emm, martabak, tapi gak usah deh ibu gak laper, nunggu kakak kamu pulang aja, kamu dirumah aja baik - baik yah de ,jangan naik motor."
Aku : lagi - lagi (dalam hati)
Obrolan part 3
Ibu : de, emang bener kamu mau nge kos? Biar fokus skripsi?
Aku : iya bu,biar cepet kelar, ga papa yah? (Muka memelas) bentar aja kok
Ibu : emm,tidak boleh kamu nanti disana ama siapa? Mending ibu sekalian ikut, siapa yang ngurus disana? Kan bisa di antar jemput sama kaka - kaka :)
Aku : (cuma bisa diam)
Apapun yang ibu tidak berkenan tentang suatu hal apapun,aku terkadang takut untuk membantah, membiarkan diriku tenggelam diam saja, tanpa mau banyak argumen dengan ibu , hanya bisa diam dan mengikuti apa maunya :)
Pernah aku teringat masa kecil, aku dibelikan sepeda baru sama ibu. Aku di larang main, namun aku tetap ngotot, merengek2 dan akhir nya ibu izinkan
Tapi, beberapa menit kemudian...
Brakk, sepeda yang ku kayuh jatuh, kedua dengkulku berdarah, mendadak rantai sepeda tiba - tiba putus, disitu aku jadi sedih udah membantah
ibu :(
Pernah aku beranikan diri untuk bertanya...
Aku : ibu , kenapa sih? Ibu melarang aku pergi ke sana kesini, aku kan bete bu, di ejek sama temen - temen anak mami, ataupun kalau jadi ikut, temen - temen disana meragukan aku diizinin apa tidak :(
Ibu : nak, anakku yang sholehah, ibu senang sekali kamu jadi anak rumahan , abis kuliah ataupun libur pasti langsung pulang atau berdiam dirumah berhari - hari :)
Aku : iyaa bu, tapi kenapa sih aku gak di bolehin?
Ibu : nak,kamu belum pernah merasakan menjadi seorang ibu, setiap pagi ataupun dirimu pergi, ibu selalu khawatir nak, takut kenapa - napa, ibu deg - degan, ibu selalu dzikir mendoakan keselamatan mu nak.
Ibu sayang sama kamu,kamu amanah dari allah swt, ibu harus jaga sebaik - baiknya ,ibu gak mau jadi manusia yang bukan amanah, ibu ingin berusaha menjadi ibu sholehah bagi kamu :)
Kalaupun suatu saat kamu pergi jauh,ibu ingin kamu sudah ada pendamping..
Ibu bisa menitipkan mu dengan dia, dia bisa menjagamu dengan baik,sebaik ibu menjagamu :)
Aku : meneteskan air mata, sampai segitunya kasih sayang orang tua terhadap anaknya :) selalu memberikan yang terbaik, menjaga amanah dengan baik :)(peluk ibu)
Sayang ibu teramat sangat :)
Kebon nanas,10 juli 2015
Cahayaela
Obrolan part 1
Aku : "bu, temen - temen aku pada tadabur alam, naik gunung rame - rame seru tau bu , bisa mengagumi kebesaran allah"
Ibu : "tidak boleh, kamu perempuan, siapa yang jagain disana ? Bisa mastiin disana ga ada apa2? Lagi pula, tadabur alam ngapain jauh - jauh naik gunung, ketika hujan ,melihat tanaman ibu kamu juga udah bisa tadabur alam sendiri"
Obrolan part 2
Ibu : "de, ibu lapar nih, kamu udah makan belum nak?" tanya ibu
Aku : "udah bu,ibu emang mau apa? Sini aku naik motor sebentar paling gak sampe 15 menit" pikirku ..
Ibu :" emm, martabak, tapi gak usah deh ibu gak laper, nunggu kakak kamu pulang aja, kamu dirumah aja baik - baik yah de ,jangan naik motor."
Aku : lagi - lagi (dalam hati)
Obrolan part 3
Ibu : de, emang bener kamu mau nge kos? Biar fokus skripsi?
Aku : iya bu,biar cepet kelar, ga papa yah? (Muka memelas) bentar aja kok
Ibu : emm,tidak boleh kamu nanti disana ama siapa? Mending ibu sekalian ikut, siapa yang ngurus disana? Kan bisa di antar jemput sama kaka - kaka :)
Aku : (cuma bisa diam)
Apapun yang ibu tidak berkenan tentang suatu hal apapun,aku terkadang takut untuk membantah, membiarkan diriku tenggelam diam saja, tanpa mau banyak argumen dengan ibu , hanya bisa diam dan mengikuti apa maunya :)
Pernah aku teringat masa kecil, aku dibelikan sepeda baru sama ibu. Aku di larang main, namun aku tetap ngotot, merengek2 dan akhir nya ibu izinkan
Tapi, beberapa menit kemudian...
Brakk, sepeda yang ku kayuh jatuh, kedua dengkulku berdarah, mendadak rantai sepeda tiba - tiba putus, disitu aku jadi sedih udah membantah
ibu :(
Pernah aku beranikan diri untuk bertanya...
Aku : ibu , kenapa sih? Ibu melarang aku pergi ke sana kesini, aku kan bete bu, di ejek sama temen - temen anak mami, ataupun kalau jadi ikut, temen - temen disana meragukan aku diizinin apa tidak :(
Ibu : nak, anakku yang sholehah, ibu senang sekali kamu jadi anak rumahan , abis kuliah ataupun libur pasti langsung pulang atau berdiam dirumah berhari - hari :)
Aku : iyaa bu, tapi kenapa sih aku gak di bolehin?
Ibu : nak,kamu belum pernah merasakan menjadi seorang ibu, setiap pagi ataupun dirimu pergi, ibu selalu khawatir nak, takut kenapa - napa, ibu deg - degan, ibu selalu dzikir mendoakan keselamatan mu nak.
Ibu sayang sama kamu,kamu amanah dari allah swt, ibu harus jaga sebaik - baiknya ,ibu gak mau jadi manusia yang bukan amanah, ibu ingin berusaha menjadi ibu sholehah bagi kamu :)
Kalaupun suatu saat kamu pergi jauh,ibu ingin kamu sudah ada pendamping..
Ibu bisa menitipkan mu dengan dia, dia bisa menjagamu dengan baik,sebaik ibu menjagamu :)
Aku : meneteskan air mata, sampai segitunya kasih sayang orang tua terhadap anaknya :) selalu memberikan yang terbaik, menjaga amanah dengan baik :)(peluk ibu)
Sayang ibu teramat sangat :)
Kebon nanas,10 juli 2015
Cahayaela
Tidaknya seorang ibu
Tidak nya seorang Ibu :(
Obrolan part 1
Aku : "bu, temen - temen aku pada tadabur alam, naik gunung rame - rame seru tau bu , bisa mengagumi kebesaran allah"
Ibu : "tidak boleh, kamu perempuan, siapa yang jagain disana ? Bisa mastiin disana ga ada apa2? Lagi pula, tadabur alam ngapain jauh - jauh naik gunung, ketika hujan ,melihat tanaman ibu kamu juga udah bisa tadabur alam sendiri"
Obrolan part 2
Ibu : "de, ibu lapar nih, kamu udah makan belum nak?" tanya ibu
Aku : "udah bu,ibu emang mau apa? Sini aku naik motor sebentar paling gak sampe 15 menit" pikirku ..
Ibu :" emm, martabak, tapi gak usah deh ibu gak laper, nunggu kakak kamu pulang aja, kamu dirumah aja baik - baik yah de ,jangan naik motor."
Aku : lagi - lagi (dalam hati)
Obrolan part 3
Ibu : de, emang bener kamu mau nge kos? Biar fokus skripsi?
Aku : iya bu,biar cepet kelar, ga papa yah? (Muka memelas) bentar aja kok
Ibu : emm,tidak boleh kamu nanti disana ama siapa? Mending ibu sekalian ikut, siapa yang ngurus disana? Kan bisa di antar jemput sama kaka - kaka :)
Aku : (cuma bisa diam)
Apapun yang ibu tidak berkenan tentang suatu hal apapun,aku terkadang takut untuk membantah, membiarkan diriku tenggelam diam saja, tanpa mau banyak argumen dengan ibu , hanya bisa diam dan mengikuti apa maunya :)
Pernah aku teringat masa kecil, aku dibelikan sepeda baru sama ibu. Aku di larang main, namun aku tetap ngotot, merengek2 dan akhir nya ibu izinkan
Tapi, beberapa menit kemudian...
Brakk, sepeda yang ku kayuh jatuh, kedua dengkulku berdarah, mendadak rantai sepeda tiba - tiba putus, disitu aku jadi sedih udah membantah
ibu :(
Pernah aku beranikan diri untuk bertanya...
Aku : ibu , kenapa sih? Ibu melarang aku pergi ke sana kesini, aku kan bete bu, di ejek sama temen - temen anak mami, ataupun kalau jadi ikut, temen - temen disana meragukan aku diizinin apa tidak :(
Ibu : nak, anakku yang sholehah, ibu senang sekali kamu jadi anak rumahan , abis kuliah ataupun libur pasti langsung pulang atau berdiam dirumah berhari - hari :)
Aku : iyaa bu, tapi kenapa sih aku gak di bolehin?
Ibu : nak,kamu belum pernah merasakan menjadi seorang ibu, setiap pagi ataupun dirimu pergi, ibu selalu khawatir nak, takut kenapa - napa, ibu deg - degan, ibu selalu dzikir mendoakan keselamatan mu nak.
Ibu sayang sama kamu,kamu amanah dari allah swt, ibu harus jaga sebaik - baiknya ,ibu gak mau jadi manusia yang bukan amanah, ibu ingin berusaha menjadi ibu sholehah bagi kamu :)
Kalaupun suatu saat kamu pergi jauh,ibu ingin kamu sudah ada pendamping..
Ibu bisa menitipkan mu dengan dia, dia bisa menjagamu dengan baik,sebaik ibu menjagamu :)
Aku : meneteskan air mata, sampai segitunya kasih sayang orang tua terhadap anaknya :) selalu memberikan yang terbaik, menjaga amanah dengan baik :)(peluk ibu)
Andai semua ibu seperti ibu ku, tak kan ada kasus marak mengenai kekerasan orang tua terhadap anaknya :(
Naudzubillah
Sayang ibu teramat sangat :)
Kebon nanas,10 juli 2015
Cahayaela
Obrolan part 1
Aku : "bu, temen - temen aku pada tadabur alam, naik gunung rame - rame seru tau bu , bisa mengagumi kebesaran allah"
Ibu : "tidak boleh, kamu perempuan, siapa yang jagain disana ? Bisa mastiin disana ga ada apa2? Lagi pula, tadabur alam ngapain jauh - jauh naik gunung, ketika hujan ,melihat tanaman ibu kamu juga udah bisa tadabur alam sendiri"
Obrolan part 2
Ibu : "de, ibu lapar nih, kamu udah makan belum nak?" tanya ibu
Aku : "udah bu,ibu emang mau apa? Sini aku naik motor sebentar paling gak sampe 15 menit" pikirku ..
Ibu :" emm, martabak, tapi gak usah deh ibu gak laper, nunggu kakak kamu pulang aja, kamu dirumah aja baik - baik yah de ,jangan naik motor."
Aku : lagi - lagi (dalam hati)
Obrolan part 3
Ibu : de, emang bener kamu mau nge kos? Biar fokus skripsi?
Aku : iya bu,biar cepet kelar, ga papa yah? (Muka memelas) bentar aja kok
Ibu : emm,tidak boleh kamu nanti disana ama siapa? Mending ibu sekalian ikut, siapa yang ngurus disana? Kan bisa di antar jemput sama kaka - kaka :)
Aku : (cuma bisa diam)
Apapun yang ibu tidak berkenan tentang suatu hal apapun,aku terkadang takut untuk membantah, membiarkan diriku tenggelam diam saja, tanpa mau banyak argumen dengan ibu , hanya bisa diam dan mengikuti apa maunya :)
Pernah aku teringat masa kecil, aku dibelikan sepeda baru sama ibu. Aku di larang main, namun aku tetap ngotot, merengek2 dan akhir nya ibu izinkan
Tapi, beberapa menit kemudian...
Brakk, sepeda yang ku kayuh jatuh, kedua dengkulku berdarah, mendadak rantai sepeda tiba - tiba putus, disitu aku jadi sedih udah membantah
ibu :(
Pernah aku beranikan diri untuk bertanya...
Aku : ibu , kenapa sih? Ibu melarang aku pergi ke sana kesini, aku kan bete bu, di ejek sama temen - temen anak mami, ataupun kalau jadi ikut, temen - temen disana meragukan aku diizinin apa tidak :(
Ibu : nak, anakku yang sholehah, ibu senang sekali kamu jadi anak rumahan , abis kuliah ataupun libur pasti langsung pulang atau berdiam dirumah berhari - hari :)
Aku : iyaa bu, tapi kenapa sih aku gak di bolehin?
Ibu : nak,kamu belum pernah merasakan menjadi seorang ibu, setiap pagi ataupun dirimu pergi, ibu selalu khawatir nak, takut kenapa - napa, ibu deg - degan, ibu selalu dzikir mendoakan keselamatan mu nak.
Ibu sayang sama kamu,kamu amanah dari allah swt, ibu harus jaga sebaik - baiknya ,ibu gak mau jadi manusia yang bukan amanah, ibu ingin berusaha menjadi ibu sholehah bagi kamu :)
Kalaupun suatu saat kamu pergi jauh,ibu ingin kamu sudah ada pendamping..
Ibu bisa menitipkan mu dengan dia, dia bisa menjagamu dengan baik,sebaik ibu menjagamu :)
Aku : meneteskan air mata, sampai segitunya kasih sayang orang tua terhadap anaknya :) selalu memberikan yang terbaik, menjaga amanah dengan baik :)(peluk ibu)
Andai semua ibu seperti ibu ku, tak kan ada kasus marak mengenai kekerasan orang tua terhadap anaknya :(
Naudzubillah
Sayang ibu teramat sangat :)
Kebon nanas,10 juli 2015
Cahayaela
Kamis, 09 Juli 2015
sahabat sejati
Sahabat sejati
"Persahabatan bagai kepompong,mengubah ulat menjadi kupu - kupu "
Potongan lirik lagu ini, mengingatkan ku pada persahabatan antara aku dan sahabat ku trias
Kami di pertemukan di suatu lembaga bernama Rohis Sma 3 Tangerang
Alhamdulillah allah mempertemukan ku dengan dia,sahabat sejati
Kami berbeda sifat satu sama lain..
Kami berbeda karakter satu sama lain..
Tapi karena itulah kami saling melengkapi :)
Kami semakin akrab ketika kami bersama dalam satu kelas kelas xi ips 2..
Trias yang jago ekonomi,dan aku yang jago akuntansi.. Kita saling membantu apabila ada tugas - tugas yang sulit :)
Sahabat sejati ku trias
Dia selalu ada di saat aku butuh, pada saat ayahku meninggal dunia. Dia rela datang jauh - jauh bersama ayahnya naik motor,padahal dia belum tau rumah ku sebelumnya, dia menguatkan ku,menenang kanku,membuat ku lebih tegar :(
Sahabatku, trias
Disini aku mau mengucapkan terima kasih
Terima kasih sudah mau menjadi sahabatku yang baik :)
Terima kasih kamu tidak lelah mengingatkanku ketika aku salah..
Terimaka kasih kamu selalu menyemangatiku ketika aku melakukan tes kuliah..
Terima kasih kamu selalu mendoakan ku, menyelipkan namaku di doa rabithah mu :)
Memang benar, harta yang berharga bukan hanya uang tapi juga sahabat sejati ,:)
Semoga persahabatan kita kekal yah dunia dan akhirat :)
Berkumpul di jannahNya
Aamiin allahumma aamiin
Tangerang, 9 juli 2015
Cahaya ela
"Persahabatan bagai kepompong,mengubah ulat menjadi kupu - kupu "
Potongan lirik lagu ini, mengingatkan ku pada persahabatan antara aku dan sahabat ku trias
Kami di pertemukan di suatu lembaga bernama Rohis Sma 3 Tangerang
Alhamdulillah allah mempertemukan ku dengan dia,sahabat sejati
Kami berbeda sifat satu sama lain..
Kami berbeda karakter satu sama lain..
Tapi karena itulah kami saling melengkapi :)
Kami semakin akrab ketika kami bersama dalam satu kelas kelas xi ips 2..
Trias yang jago ekonomi,dan aku yang jago akuntansi.. Kita saling membantu apabila ada tugas - tugas yang sulit :)
Sahabat sejati ku trias
Dia selalu ada di saat aku butuh, pada saat ayahku meninggal dunia. Dia rela datang jauh - jauh bersama ayahnya naik motor,padahal dia belum tau rumah ku sebelumnya, dia menguatkan ku,menenang kanku,membuat ku lebih tegar :(
Sahabatku, trias
Disini aku mau mengucapkan terima kasih
Terima kasih sudah mau menjadi sahabatku yang baik :)
Terima kasih kamu tidak lelah mengingatkanku ketika aku salah..
Terimaka kasih kamu selalu menyemangatiku ketika aku melakukan tes kuliah..
Terima kasih kamu selalu mendoakan ku, menyelipkan namaku di doa rabithah mu :)
Memang benar, harta yang berharga bukan hanya uang tapi juga sahabat sejati ,:)
Semoga persahabatan kita kekal yah dunia dan akhirat :)
Berkumpul di jannahNya
Aamiin allahumma aamiin
Tangerang, 9 juli 2015
Cahaya ela
Rabu, 08 Juli 2015
asal nama nurlela
Namaku nurlela artinya sih kata ayah dan ibu cahaya malam
Tapi asal kalian tau guys, aku sebenarnya lahir siang hari pas bulan ramadhan..
Jadi,ketika itu ibu lagi persiapan bikin kembang goyang,buat kue lebaran sedangkan ayah sibuk dinas..
Nah pas membuat kembang goyang,ibu mulai mules2, nenek pun yang sedang membantu sangat panik,kebetulan ada kaka pertama ku yang sedang dirumah menonton tv
Nenek : "aa,cepet panggil taksi,ibu mu udah mulai kontraksi."
Kaka : " iya nek".
Segeralah kaka mengayuh sepeda ke gang jalan raya di rumah kami, maklum kami baru pindah beberapa bulan dikomplek ini, dan sama sekali belum ada bidan ataupun kendaraan umum seperti becak atau ojek.
30 menit kemudian sampailah kaka membawa taksi, dia begitu lelah dan cemas ..
Akhirnya ibu ku berangkat di temanin tetanggaku ke rumah sakit di jakarta..
Kata ibu,aku anak yang paling mudah lahirannya, tidak merasa kan sakit malahan bidan nya masih sempat belanja ke pasar,dan ibu melahirkan seorang diri :)
Aku sebenarnya merasa sedih,aku anak ke 6 tapi hanya aku lah lahir tanpa ditemenin sama ayah, tapi ibu bilang : " kamu hebat nak, kamu cahaya ibu, kamu anak yang pengertian, mengerti walau ayah lagi sibuk kamu gak mau nyusahin ibu ". Sambil tersenyum kala menceritakan proses kelahiranku..
Ibu sih maunya nama ku nur syamsiah cahaya matahari, tapi karena pas lagi proses di catatan sipil lebih terkenal nama nurlela ya udah akhirnya ayah mutusin nama ku nurlela, hahaha agak aneh sih, tapi apapun nama pemberian orang tua selalu terselip doa di dalamnya
Semoga nama nurlela ini aku bisa memberikan cahaya surga untuk ayah dan ibuku aamiin :)
Sayang ayah dan ibu :)
Tangerang, 8 juli 2015
Cahaya ela
Langganan:
Komentar (Atom)