Perjuangan berbuah manis chapter 2
Pagi tepat pukul 8 aku berangkat dari rumah..
Izin sama ibu untuk ke kampus buat jualan pakaian layak pakai..
Sedari kemarin, kami sebagai panitia sakura masih merasa ketar ketir karena dana yang terkumpul masih jauh dari pengeluaran..
Hari ini kami bertekad untuk jualan lebih banyak lagi, tapi kami memilih tempat jualan di wilayah lain, supaya mendapat calon pembeli yang baru...
Sesampai di Mahar,base camp kami, aku bertemu dengan adik - adik panitia septi dan rikah, kami memilah pakaian yang mana masih layak dijual, mana yang tidak, sambil menunggu panitia lain dateng..
Tiba - tiba hp berbunyi..
Ada satu pesan dari sahabat aku, namanya ashfie jurusan bahasa arab, dia memang berniat untuk menyumbang pakaian layak pakai untuk kegiatan baksos kami..
Pesan nya berisi : "say aku tunggu di loby fitk yah"
Aku pun izin dengan septi dan rikah, untuk pamit mengambil pakaian dari ashfie..
Sampai di loby fitk, ashfie memberikan pakaian nya,
Ashfie : ini say ,pakaian nya maaf yah cuma sedikit, ini aja aku baru nge pack pagi - pagi :)
Aku : ga papa kok fie, makasih banyak yah, kamu habis ini mau kemana ? Ikut aku yuk ke mahar
Ashfie: oke deh say, lagi juga temen aku yang janjian sama aku ,masih baru mau berangkat dari rumah ..
Bergegaslah kami berdua ke mahar, dan ashfie membantu kami melipat baju, datanglah shofwa,denia,yani membantu kami mengepack pakaian layak pakaian..
Datanglah beberapa ikhwan untuk membantu kami berjualan,mereka membawa kan pakaian ke motor, lalu bergegaslah kami ke perkampungan pemulung untuk mengais rezeki disana..
Target kami semoga melebihi dari pendapatan hari minggu lalu..
Bismillah semoga hari ini lancar :)
Tiba lah di perkampungan pemulung,kami bergegas membuka lapak,menjajakan pakaian layak pakai, memisahkan mana baju, mana celana,mana gamis dll..
Kami pun mulai dikerumuni ibu - ibu yang antusias melihat, tawar -menawar antara kami dan ibu - ibu pun mulai, satu persatu baju kami laku..
Satu jam pun berlalu, jam 1 siang para ibu mulai meninggalkan lapak kami, diam sepi.. Kami pun hanya termenung, sembari menawarkan ke orang yang lalu lalang di hadapan kami..
Datang lah secara tiba - tiba sesosok anak, memainkan pakaian miliknya, bergoyang ke kanan dan kekiri (menggemaskan ujarku)
Aku : mau ngapain de? Umur kamu berapa ? Lima? ( sembari telapak tangan ku mengangkat ke atas) ?
Adik kecil : ( tersenyum manis) iyaa, aku kesini may liat - liat baju kaka.
Kami : ayo sini, nih pakai baju ini mau?
Aku pun langsung memakaikan baju tangan pajang,kupluk berwarna biru cerah..
Adik kecil itu pun nurut, dan mau di pakaikan olehku ..
Sejam dua jam kami pun dihibur oleh celotehan dari mulut kecil nya, bernyanyi - nyanyi,bercerita..
Sembari beberapa anak kecil menghampiri kami, bercanda,lalu pergi menghilang..
Adik kecil itu pun mengantuk, aku tidur kan di pangkuan ku, tertidur lah adik itu, sambil aku tepuk tepuk punggungnya..
Muncul lah sesosok ibu muda,
Aduhh sampai tertidur yah kak ? Tanya ibu muda itu..
Iya nih bu, maaf yah tadi dia kecapean abis kami ajak main :) jawabku..
Ibu itu : makasih yah kak ,ngerepotin ( sambil menggendong anaknya) pulang dulu yah ..
Aku : iya bu ga papa kok :)
Jam menunjukkan pukul 4 sore, segala tenaga,suara sudah kami kerahka..
"Dapat berapa de? "Tanyaku rikah : alhamdulillah kak dapat 236 ribu, kurang 64 ribu lagi nih kak biar 300..
Akhirnya setelah berbagai cara, sampai berteriak , ibu - ibu pun mulai ramai..
Kami banting harga, yang penting barang dagangan kami laku terjual :)
Sampai pukul setengah 6 sore, akhirnya setelah dihitung pendapatan kami 302 ribu kami pun mengucap syukur lalu bergegas pulang ke mahar :)
Pelajaran hari ini :
Tidak ada yang tidak mungkin :)
Rezeki allah ada di mana saja, kita harus bergegas menjemputnya, jangan berpangku tangan dan hanya berharap saja...
Stasiun Serpong, 30 Juni 2015
Cahaya ela
Tidak ada komentar:
Posting Komentar