Kamis, 02 Juli 2015

Kamis Manis

Kamis Manis

Aku mengajar di sebuah sekolah di daerah serpong..
Aku mengajar disana,sebagai bentuk pengabdian pendidikan selama 4 bulan..
Pengabdian dari kampus ke lingkungan masyarakat..
Disana aku mengajar mata pelajaran ekonomi..
Kesan pertama kali aku mengajar disana,aku berasa deg - degan, cemas, takut apa yang sudah aku pelajari di dunia kampus tak sesuai dengan praktek di lapangan..


Aku di percaya oleh guru pamong memegang 5 rombel (rombongan belajar) x1,x2,x3,x4 dan x5..

Hari Kamis Pertama kali aku mengajar di kelas x2 di dampingi oleh guru pamongku..
Aku duduk di depan papan tulis, sedangkan guru pamong ku berada di belakang, memperhatikan dengan seksama..

Aku mengajar dengan serileks mungkin, anak - anaknya pun antusias, memahami apa yang aku ajari,dan sesekali melemparkan pertanyaan..
Guru pamong ku dengan sabar mengarahkanku, membantu ku dengan sabar,
Guru pamong ku bilang : "la tenang aja yah,kalau ada apa - apa bilang aja (sambil senyum manis )
"Iya pak" jawabku (senang)

Kamis siang :)
Aku mengajar di tempat kedua di kelas x3..
Aku membuka pintu kelas, mengucapkan salam..
Mata ku terpaku pada seorang anak dengan muka amat ceria, dimejanya terselip alquran..

Aku penasaran dengan sosok nya, namun keadaan sudah mengharuskan aku mengajar..

Ketika jam istirahat kedua..

Aku menghampiri nya, menanyakan
"De, itu kenapa alquran kamu selipin di bukumu? Dan ketika ibu datang kamu selalu membaca nya", tanya ku..
 Eh,nggak bu, bukan apa - apa, saya hanya berusaha menghafal bu :) jawabnya dengan senyum ceria..

Masya allah jarang banget ada pemuda yang mau antusias menghafal, apalagi ini bukan pesantren pasti godaan nya besar (bicaraku dalam hati)

"Kamu tidak takut keganggu de? Kenapa kamu tidak pesantren saja?" tanyaku penasaran..

"Gak bu,insya allah saya sudah niat, dimanapun saya berada bukan halangan untuk saya menghafal" jawabnya..

Semenjak itu, kamis ku menjadi kamis yang paling ku nanti,kamis manis..
Melihat pemandangan dia yang selalu membaca dengan suara merdu di pojok paling depan..

Diam - diam menghafal, sesekali matanya meram, dan melafadzkan seayat - dua ayat dari bibirnya :)

Kamis manisku..
Kamis yang paling meneduhkan :)

Semoga kelak kamu memang menjadi hafidz yang hebat yah de :)

Stasiun pondok ranji, 2 juli 2015

Cahaya ela

Tidak ada komentar:

Posting Komentar